INFO URAIS
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta
:: SELAMAT DATANG DI LAYANAN INFORMASI ONLINE BIDANG URAIS DAN BINSYAR KANWIL KEMENAG DKI JAKARTA :: MOTTO : MELAYANI SEPENUH HATI ::
   
Judul : PANDUAN RUKYAT DKI (SEASONSCITY): INFO DATA BULAN DAN MATAHARI 8 JULI 2013
Isi Lengkap :

LOKASI PENGAMATAN HILAL PROVINSI DKI JAKARTA

Berikut ini data koordinat salah satu lokasi pengamatan Hilal Provinsi DKI Jakarta, dengan disertai cuplikan peta Google:

 

Lintang Tempat   :  6°  9' 12.56"         (Selatan)
Bujur Tempat      : 106° 47' 44.68"      (Timur)
Tinggi Tempat    : 28 meter dpl  (sekedar acuan perhitungan)  

IJTIMA’ AKHIR SYA’BAN 1434 H

Ijtima’ terjadi pada Hari: Senin, Pasaran: Pon, tanggal 8 Juli 2013 M bertepatan dengan tanggal 29 Sya’ban 1434 H, pukul 07:14 UT = 14:14 WIB

Ijtima’ berarti “Bersama“ atau “Kumpul“. Ijtima’ dalam ilmu astronomi dikenal dengan istilah konjungsi atau newmoon merupakan posisi matahari dan bulan saat berada pada garis bujur ekliptika yang sama atau harga (Lambda) yang bernilai sama. Seluruh tempat dipermukaan bumi mengalami waktu ijtima’ yang bersamaan sehingga saat ijtima’ dinyatakan dalam bujur waktu standar internasional yakni Universal Time (UT) atau GMT (Greenwich Mean Time). Hal ini disebabkan karena perhitungan ijtima’ dihitung secara astronomis yakni dari titik pusat bumi ke titik pusat bulan dan matahari, karena itulah ijtima’ dikenal pula dengan istilah konjungsi geosentrik. Pada posisi ini nilai fraksi iluminasi bulan berharga minimum, perhatikan data ephemeris bulan berikut ini:

Nilai Fraksi Iluminasi Bulan (FIB) pada tabel diatas adalah 0.0015056, merupakan nilai FIB terkecil. Berdasarkan periode sinodis bulan, terhitung sejak konjungsi sebelumnya hingga konjungsi yang akan datang adalah 29 hari 15 jam 18 menit.

Berikut ini gambaran posisi bulan dan matahari saat ijtima’/ konjungsi geosentrik pukul 14:14 WIB:

Dengan memperhatikan waktu konjungsi dan waktu terbenamnya Matahari di Lokasi Pengamatan, dapat dikatakan bahwa konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam pada tanggal 8 Juli 2013 di wilayah Jakarta. Dengan demikian, secara astronomis waktu pelaksanaan rukyat Hilal di wilayah DKI Jakarta adalah setelah Matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013.

POSISI BULAN SAAT MATAHARI TERBENAM SENIN 8 JULI 2013

Waktu terbenam Matahari dinyatakan ketika bagian atas piringan Matahari tepat menyentuh garis ufuk barat/ horizon yang teramati. Keadaan ini bergantung pada berbagai hal, yang di antaranya adalah semi diameter Matahari, efek refraksi atmosfer Bumi dan elevasi lokasi pengamat di atas permukaan laut (dpl). Dalam perhitungan standar penentuan waktu terbenam Matahari, semi diameter Matahari dianggap 16’, efek refraksi atmosfer dianggap 34’ dan elevasi pengamat 28 meter dpl. Berdasarkan hal ini Matahari terbenam di wilayah DKI Jakarta pada tanggal 8 Juli 2013 adalah pada pukul 17:52:03 WIB. Berikut ini sketsa posisi bulan dan matahari dari pengamat dalam penampang arah mataangin:

Berikut ini adalah sketsa posisi bulan dan matahari dari pengamat memandang ufuk barat/ horizon saat matahari terbenam:

 

PREDIKSI BENTUK HILAL/ ILUMINASI BULAN

Bentuk hilal yang dimaksud adalah cahaya bulan yang berbentuk sabit tipis. Fraksi Iluminasi bulan adalah rasio luas cahaya piringan bulan terhadap luas keseluruhan piringan bulan. Ketika ijtima’ rasio cahaya bulan tersebut bernilai = 0 (nol). Rasio cahaya bulan tersebut merupakan bentuk cahaya bulan yang diamati oleh pengamat di permukaan bumi. Ketika bentuk cahaya bulan memenuhi luas keseluruhan piringan bulan merupakan kondisi purnama, dan Nilai FIB ketika bulan purnama bernilai = 1 (satu). Berikut ini gambaran bentuk cahaya bulan atau Fraksi Iluminasi Bulan pada saat matahari terbenam tanggal 8 Juli 2013 M:

DATA PERGERAKAN BULAN MENJELANG TERBENAM MATAHARI 8 JULI 2013

 

Wallahu a`lam, wa`alallahi tawakkalna..

 

 

     
Pengarang : Fajar Fathurahman, M.PdI
     
Created By : fajar
Created Date : 08-Jul-2013
Updated By : fajar
Updated Date : 12-Jul-2013
     
   
 

     
┬ęCopyright 2017. Bidang Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta